Kamis, 26 Oktober 2017

Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Keputusan Pembelian Pompa Air Merek Hitachi pada Toko Sumatera Elektronik Banda Aceh

Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Keputusan Pembelian
BAB I

PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang Masalah 
Perkembangan dunia saat ini berjalan dengan pesat, yang menciptakan suatu persaingan yang semakin ketat. Hal ini yang menuntut produsen untuk lebih peka, kritis dan reaktif terhadap perubahan yang ada, baik politik, sosial budaya, dan ekonomi. Syarat yang harus dipenuhi oleh suatu perusahaan agar dapat mencapai sukses dalam persaingan adalah berusaha mencapai tujuan untuk menciptakan dan mempertahankan pelanggan. Agar tujuan tersebut tercapai, maka setiap perusahaan harus berupaya menghasilkan dan menyampaikan barang dan jasa yang diinginkan konsumen dengan harga yang pantas. Dengan demikian, setiap perusahaan harus mampu memahami kelangsungan hidup perusahaan tersebut sebagai organisasi yang berusaha memenuhi kebutuhan dan keinginan para konsumen sangat tergantung pada perilaku konsumennya.

Perusahaan harus bekerja keras membuat kebijakan- kebijakan strategis baru dalam menjual produk dan jasa mereka dalam kaitannya menghadapi persaingan yang ketat dengan competitor yang dapat memberikan value yang lebih besar kepada customer. Pada dasarnya dengan semakin banyaknya pesaing maka semakin banyak pula pilihan bagi pelanggan untuk dapat memilih produk yang sesuai dengan apa yang menjadi harapannya. Sehingga konsekuensi dari perubahan tersebut adalah pelanggan menjadi lebih cermat dan pintar dalam menghadapi setiap produk yang diluncurkan di pasar.  Perusahaan menggunakan berbagai strategi pemasaran untuk memicu keinginan konsumen, sehingga konsumen mau membeli suatu merek tertentu serta mendorong tenaga penjualan untuk secara agresif menjualnya. Selain itu strategi pemasaran mampu merangsang permintaan akan suatu produk.

Dengan strategi pemasaran tersebut diharapkan konsumen mau mencoba produk tersebut dan mendorong konsumen yang sudah ada agar membeli produk lebih sering lagi sehingga akan terjadi pembelian ulang dan volume penjualan produk suatu perusahaan akan meningkat. Setiap akan melakukan keputusan pembelian, konsumen melakukan evaluasi mengenai sikapnya. Kepercayaan digunakan konsumen untuk mengevaluasi sebuah merk, kemudian dia akan dapat mengambil keputusan membeli atau tidak, untuk seterusnya konsumen akan loyal atau tidak. Hal ini berlaku juga pada produk pompa air merek Hitachi.

Toko Sumatera Elektronik Banda Aceh semakin menggiurkan konsumen, karena kebutuhan akan pompa air terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat pada daerah itu. Wirausaha yang menggarap bisnis elektronikpun semakin banyak dan terus melakukan ekspansi untuk memperluas jaringan pasar produk-produknya. Bayangkan saja, kebutuhan masyarakat akan pompa air sangat tinggi. Padahal ketersediaan pompa air  yang layak  pakai  dalam arti berkualitas dan terjamin dari segi tahan lama masih berkurang.

Disamping tingginya akan permintaan pompa air di kalangan masyarakat Banda Ach, maka rendahnya hambatan untuk memasuki industri pasar telah mengakibatkan pertumbuhan yang pesat dalam kemunculan usaha-usaha elektronik yang baru. Pada saat ini tercatat ribuan produk pompa air merek Hitachi yang beredar di seluruh Banda Ach. Namun ada beberapa merek lain yang menyaingi produk pompa air, seperti Sanyo, LG, dan beberapa merek cina dimana masing-masing menawarkan berbagai keunggulan. Dengan munculnya berbagai produk baru maupun penyempurnaan produk lama, para produsen semakin terpacu untuk menciptakan produk yang mampu bersaing dan mencoba untuk memenuhi keinginan dan selera konsumen.

Hitachi memiliki sejarah yang sangat panjang dan melekat di hati semua masyarakat di Indonesia. Dimulai dengan kehadiran produk-produk keluaran Hitachi seperti televisi, radio kulkas dan berbagai produk lainnya yang bermerek Hitachi, seiring dengan bergantinya tahun ada beberapa inovasi yang terus dilakukan oleh perusahaannya sampai inovasi dengan mengganti nama national. Sampai saat ini Hitachi di Indonesia tetap merupakan brand elektronik yang paling terkemuka dengan sederet produknya yang inovatif, mulai dari TV, Kamera, AC, Kulkas, Mesin Cuci, dan lainnya.

Kesetiaan konsumen tidak dapat begitu saja diraih, tetapi memerlukan proses panjang untuk meyakinkan bahwa Hitachi merupakan pompa air terbaik. Membangun kepercayaan konsumen telah dilakukan oleh perusahaan Hitachi sejak didirikan. Hal ini dibuktikan dengan inovasi yang telah dilakukan oleh Hitachi. Inovasi tersebut berupa selalu melakukan pengembangan dan diversifikasi terhadap produk Hitachi serta membangun aliansi dengan merek terkenal, untuk peningkatan kualitas dan memperkuat pasar. Adapun kelebihan kualitas Hitachi dibanding dengan merek lain adalah a) Pompa Air Hitachi berasal dari perusahaan Hitachi terkemuka di Indonesia.

Tempat dan wilayah pemasarannya terjamin tampa ada produk tiruan. b) Pompa Air Hitachi diproses dengan teknologi tinggi dan penuh kontrol kualitas di setiap titiknya. Ruang produksi dan mesin-mesin senantiasa disanitasi secara rutin. pompa air Hitachi menerapkan inline system, sebuah sistem produksi yang berkesinambungan tanpa terputus mulai dari pemrosesan pompanya hingga pemasangan segel dengan seminimal mungkin. Selain itu, tersedia peralatan terbaru di setiap pabrik yang akan mengontrol kualitas produk yang dihasilkan. Dengan adanya pemrosesan yang berteknologi tinggi dan peralatan lengkap. c) Pompa air Hitachi selalu memperhatikan kualitas produknya, mulai dari pemilihan sumber, pemrosesan sampai dengan penanganan produk. Ada standar penyimpanan dan penanganan produk yang harus ditetapkan untuk tetap menjaga kualitas pompa air Hitachi sampai di tangan anda. Proses kontrol kualitas inilah yang paling membedakan pompa air Hitachi dengan pompa air lainnya. d) Standar kualitas pompa air Hitachi sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) maupun World Health Organization (WHO) sehingga tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Oleh sebab itulah, kebanyakan konsumen sudah mengetahui berbagai kelebihan produk pompa air yang bermerek Hitachi dan memutuskan untuk membeli produk tersebut. Dasar prilaku konsumen yang berbeda-beda dalam memutuskan sesuatu dalam pembelian, maka timbul kekhawatiran usaha-usaha elektronik dalam melayani konsumen khususnya pada usaha toko elektronik Sumatera Elektronik Banda Aceh . Berdasarkan uraian di atas, dimana pasar selalu dinamis dan semakin menuntut pihak pemasar untuk melakukan antisipasi pemasaran produknya, maka menarik untuk meneliti tentang “Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Keputusan Pembelian Pompa Air Merek Hitachi pada Toko Sumatera Elektronik Banda Aceh”.

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah dan data yang diperoleh menunjukkan suatu masalah yaitu terjadi penurunan tingkat market share dari produk  pompa air Hitachi. Dari masalah penelitian tersebut maka dimunculkan pertanyaan penelitian sebagai berikut :
  1. Faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan pembelian pompa air merek Hitachi pada toko Sumatera Elektronik Banda Aceh?
  2. Bagaimanakah pengaruh masing-masing variabel terhadap keputusan pembelian pompa air merek Hitachi pada toko Sumatera Elektronik Banda Aceh?
  3. Diantara variabel yang diteliti, manakah variabel yang paling dominan mempengaruhi keputusan pembelian pompa air merek Hitachi pada toko Sumatera Elektronik Banda Aceh?
1.3 Tujuan Penelitian 
Terdapat beberapa tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
  1. Untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi keputusan pembelian pompa air merek Hitachi pada toko Sumatera Elektronik Banda Aceh?
  2. Untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap keputusan pembelian pompa air merek Hitachi pada toko Sumatera Elektronik Banda Aceh?
  3. Untuk mengetahui manakah variabel yang paling dominan mempengaruhi keputusan pembelian pompa air merek Hitachi pada toko Sumatera Elektronik Banda Aceh?
1.4 Kegunaan Penelitian 
Adapun kegunaan atau manfaat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
  1. Kegunaan Teoritis: Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk menguatkan teori tentang perilaku konsumen, khususnya tentang keputusan pembelian Pompa Air merek Hitachi.
  2. Kegunaan praktis: Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk pedoman perusahaan atau usaha toko Ari Prima Beureunue dalam mengenal perilaku konsumen dalam pembelian pompa air merek Hitachi khususnya.
Untuk file lengkap silakan hubungi : 085275077070

Senin, 23 Oktober 2017

Analisis Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan konsumen pada Depot Air Minum Putra Bersih di Kota Banda Aceh

Analisis Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan konsumen
BAB  I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Dewasa ini semakin diyakini bahwa kunci utama untuk memenangkan persaingan dalam dunia usaha depot air minum yang semakin ketat adalah memberikan nilai dan kepuasan kepada konsumen melalui penyampaian usaha yang bermutu dan berkualitas. Perubahan paradigma telah memaksa setiap organisasi usaha depot air minum baik usaha depot air minum dalam skala besar dan skala kecil untuk melakukan berbagai pembenahan. Kualitas layanan yang baik tidak hanya diukur dari kemewahan fasilitas kelengkapan teknologi dan penampilan fisik petugasnya, tetapi juga diukur dari efisiensi dan efektifitas serta ketepatan pemberian pelayanan kepada konsumen. Kunci keberhasilan penyelenggaraan usaha depot air minum adalah memberikan pelayanan yang dapat memenuhi dan menjawab segala kebutuhan dan permasalahan pelanggan setiap saat, di manapun dan dalam kondisi apapun secara cepat dan tepat. Oleh karena itu setiap organisasi yang bergerak di bidang usaha depot air minum dituntut untuk menempatkan orientasi kepada kepuasan konsumen sebagai tujuan akhir.

Pemahaman-pemahaman mengenai usaha depot air minum yang mandiri, terkemuka dan berkualitas dalam memberikan pelayanan harus diterapkan dalam mengelola usaha depot air minum. Pemahaman mengenai kemandirian adalah upaya mengembangkan dan meningkatkan pelayanan usaha depot air minum oleh usaha depot air minum itu sendiri, terutama di bidang pelayanan. Terkemuka berarti memposisikan dan memberikan eksis organisasi layanan usaha depot air minum yang sejajar dengan usaha depot air minum lainnya yang telah maju di khususnya Kecamatan Kota Banda Aceh. Kualitas layanan adalah tenaga pengelola usaha depot air minum yang mempunyai kompetensi standar dari masing-masing profesi untuk memberikan pelayanan sesuai dengan responsiveness, assurance, tangible, empathy dan reliability dalam memberikan kepuasan komsumen.

Usaha Depot Air Minum Putra Bersih Kota Banda Aceh adalah organisasi baru yang dibentuk di bawah manajemen Depot Air Minum Putra Bersih Kota Banda Aceh yang dipimpin oleh Bapak Samsuar dengan memfokuskan di bidang usaha Depot Air Minum di kawasan Kota Banda Aceh. Dalam menjalankan organisasinya, Depot Air Minum Putra Bersih Kota Banda Aceh mengemban visi “menjadikan Depot Air Minum Putra Bersih Kota Banda Aceh sebagai partner terpilih pada bidang usaha Depot Air Minum secara menyeluruh dalam kawasan Kota Banda Aceh”, dan misi “mengutamakan pengguna usaha Depot Air Minum yang cepat tanggap terhadap kebutuhan masyarakat Kota Banda Aceh khususnya, menciptakan nilai untuk para stakeholder dan mewujudkan fasilitas communication, navigation dan surveillance (CNS) yang berkualitas. Untuk mengembangkan visi dan misi tersebut, maka sasaran Depot Air Minum tahun 2015 adalah:
  • Pencapaian pelayanan usaha Depot Air Minum Putra Bersih dan kinerja sesuai dengan kebutuhan konsumen.
  • Mewujudkan Depot Air Minum Putra Bersih sebagai pusat usaha Depot Air Minum yang terkemuka di Kota Banda Aceh.
  • Mengupayakan pencapaian pelayanan yang memberi kepuasan yang sesuai dengan harapan konsumen.
Fenomena dari bentuk-bentuk kualitas layanan yang perlu ditingkatkan dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan yaitu dengan memberikan pelayanan yang terdiri dari: pertama, fenomena pelayanan yang responsif (responsiveness), yaitu tenaga pengelola usaha Depot Air Minum Putra Bersih Kota Banda Aceh dalam memberikan pelayanan menyadari pentingnya pelayanan yang menyenangkan dan ketangkasan dalam bekerja sesuai dengan penguasaan bidang profesi kerja yang memberikan respon yang positif dengan imej yang menyenangkan. Kedua, fenomena pelayanan yang meyakinkan (assurance) yaitu tenaga pengelola Depot Air Minum Putra Bersih Kota Banda Aceh memberikan pelayanan dengan melakukan komunikasi dengan pelanggan memperlihatkan sikap ramah dan sopan, memberikan jaminan akan kenyamanan sesuai mekanisme pelayanan, yang menjamin pelanggan untuk loyal menggunakan usaha Depot Air Minum Putra Bersih.

Ketiga, fenomena dari pelayanan bukti fisik (tangible), yaitu tenaga pengelola usaha Depot Air Minum Putra Bersih Kota Banda Aceh dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan penggunaan peralatan, perlengkapan dan kemampuan karyawan melayani pelanggan. Keempat, fenomena dari pelayanan empati (empathy) yaitu tenaga pengelola usaha Depot Air Minum Putra Bersih Kota Banda Aceh dalam memberikan pelayanan menekankan adanya keseriusan, kepedulian dan perhatian dalam memberikan pelayanan. Kelima, fenomena mengenai pelayanan kehandalan (reliability), yaitu tenaga pengelola usaha Depot Air Minum Putra Bersih Kota Banda Aceh dalam memberikan pelayanan bekerja secara cepat dalam proses pelayanan dan memberikan pelayanan dengan tidak pilih kasih (adil dan tidak diskriminan) dengan memberikan kepercayaan kepada konsumen akan pelayanan yang berkualitas.

Fenomena kualitas layanan menjadi tujuan dalam memperbaiki pemenuhan kepuasan konsumen atas pelayanan yang diterima yaitu terpenuhinya harapan, keinginan dan kebutuhan pelanggan. Harapan konsumen yaitu cepat mendapatkan pelayanan, keinginan pelanggan yaitu pelayanan sesuai dengan jangkauan pembiayaan yang dikenakan, dan kebutuhan pelanggan yaitu terpenuhinya layanan yang berkualitas.

Berdasarkan uraian tersebut, maka peneliti tertarik memilih judul: “Analisis Pengaruh Kualitas Layanan Terhadap Kepuasan konsumen pada Depot Air Minum Putra Bersih di Kota Banda Aceh”.

1.2 Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :
  1. Apakah kualitas layanan yang terdiri dari daya tanggap, jaminan, bukti fisik, empati dan kehandalan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen pada Depot Air Minum Putra Bersih di Kota Banda Aceh?
  2. Diantara variabel-variabel kualitas layanan manakah variabel yang dominan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen pada Depot Air Minum Putra Bersih di Kota Banda Aceh?
1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut:
  1. Untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan yang terdiri dari daya tanggap, jaminan, bukti fisik, empati dan kehandalan terhadap kepuasan konsumen pada usaha Depot Air Minum Putra Bersih di Kota Banda Aceh.
  2. Untuk mengetahui variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap kepuasan konsumen pada usaha Depot Air Minum Putra Bersih di Kota Banda Aceh.
1.4 Manfaat Penelitian
1.4.1 Manfaat Praktis 
Sebagai bahan informasi bagi pemilik usaha Depot Air Minum Putra Bersih di Kota Banda Aceh dalam penerapan kualitas layanan terhadap kepuasan konsumen.

1.4.2 Manfaat  Teoritis
  1. Sebagai bahan pembanding atau referensi bagi peneliti-peneliti selanjutnya, khususnya penelitian mengenai kualitas layanan terhadap kepuasan konsumen.
  2. Sebagai bahan pedoman ilmu pengetahuan tentang bagaimana cara mengaplikasikan setelah lulus kuliah ketika meristis dunia usaha.
Untuk file lengkap silakan hubungi : 085275077070

Pengaruh Iklan Televisi, Harga, Dan Citra Merek Terhadap Pembelian Nokia 8 di Kota Banda Aceh

Pengaruh Iklan Televisi, Harga, Dan Citra Merek Terhadap Pembelian Nokia 8
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Tingkat persaingan dunia usaha di Indonesia sangat ketat karena setiap perusahaan senantiasa berusaha untuk dapat meningkatkan pangsa pasar dan meraih konsumen baru. Perusahaan harus dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat agar usahanya dapat bertahan dan memenangi persaingan, sehingga tujuan dari perusahaan tercapai. Pada dasarnya, semakin banyak pesaing, maka semakin banyak pula pilihan bagi konsumen untuk dapat memilih produk yang sesuai dengan harapannya. Persaingan yang ketat menyebabkan perusahaan semakin sulit untuk meningkatkan jumlah konsumen.

Banyaknya pemain dalam pasar dengan segala macam keunggulan produk yang ditawarkan membuat perusahaan semakin sulit merebut pasar pesaing. Persaingan yang ketat secara tidak langsung akan mempengaruhi suatu perusahaan dalam mempertahankan pangsa pasar, perusahaan harus bekerja keras dalam mempertahankan konsumennya. Karena hal itulah, upaya menjaga kepercayaan konsumen merupakan hal penting yang harus selalu dilakukan oleh perusahaan. Mempertahankan semua konsumen yang ada pada umumnya akan lebih menguntungkan dibandingkan dengan pergantian konsumen karena biaya untuk menarik konsumen baru bisa lima kali lipat dari biaya mempertahankan konsumen yang sudah ada.

Terdapat keuntungan-keuntungan yang akan diperoleh oleh perusahaan apabila memiliki banyak konsumen, antara lain: (1) Biaya pemasaran menjadi berkurang (biaya pengambilalihan konsumen lebih tinggi daripada biaya mempertahankan pelanggan, (2) Biaya transaksi menjadi lebih rendah, seperti negosiasi kontrak dan pemrosesan order, (3) Biaya perputaran konsumen (customer turnover) menjadi berkurang (lebih sedikit konsumen hilang yang harus digantikan), (4) Keberhasilan cross-selling menjadi meningkat, menyebabkan pangsa konsumen yang lebih besar, (5) Pemberitaan dari mulut ke mulut menjadi lebih positif dengan asumsi para konsumen yang loyal juga merasa puas, (6) Biaya kegagalan menjadi menurun (pengurangan pengerjaan ulang, klaim garansi, dan sebagainya)

Iklan merupakan salah satu media komunikasi pemasaran yang kerap digunakan dalam aktivitas ekonomi dalam upaya mengenalkan produk kepada konsumen. Situasi pasar yang kompetitif menjadikan tidak ada suatu bisnis yang mampu bertahan lama tanpa didukung oleh bauran komunikasi pemasaran semisal iklan yang efektif dan efisien. Iklan sebagai salah satu sarana pemasaran produk barang atau jasa harus mampu tampil menarik dan persuasif Tentu ketika kita melihat semakin bertambahnya jumlah penduduk maka meniscayakan pula semakin besarnya kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut menjadi suatu konsekuensi bagi para produsen yang hadir dalam upaya menjawab pemenuhan kebutuhan masyarakat melihat hadirnya persaingan diantara berbagai perusahaan terkait. Salah satu jalan yang ditempuh oleh perusahaan adalah dengan kemampuan mengelola dan menyampaikan informasi kepada konsumen terkait produknya melalui aktivitas periklanan.

Dalam strategi pemasaran modern, keberadaan iklan sudah menjadi tuntutan yang tidak dapat dihindari demi sebuah produk yang ditawarkan agar mendapat perhatian dalam kehidupan masyarakat. Representasi iklan produk yang ditampilkan dalam berbagai ruang dan media baik media cetak maupun elektronik, sebagian dari penanda verbal maupun nonverbal tidak memiliki hubungan antara produk barang atau jasa yang dipasarkan. Interpretasi iklan lewat berbagai media tersebut cenderung membangun realitasnya dalam membangun nilai guna suatu produk. Nilai yang ditampilkan agar memperoleh respon yang kuat dari konsumen. Oleh karena itu, representasi yang dibentuk dari suatu produk mengandung unsur-unsur lain misalnya media pemasaran tersebut telah membentuk citra diri individu, gaya hidup sekelompok orang, dan kepuasan untuk kalangan tertentu. Pihak pembuat iklan harus memperhatikan isi pesan, struktur pesan, format pesan, dan sumber pesan iklan agar pesan yang disampaikan dalam iklan sampai pada konsumen dan mudah diingat, sehingga dapat mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dalam hal dorongan kebutuhan, keinginan, motivasi dan pengaruh lingkungan sekitar.

Dari sisi konsumen, iklan sendiri dipandang sebagai suatu media penyedia informasi tentang kemampuan, harga, fungsi produk, maupun atribut lainnya yang berkaitan dengan suatu produk. Sebaik apapun kualitas suatu produk jika tidak diimbangi melalui informasi yang tepat tentang kehadiran dan pengetahuan terhadap produk tersebut di pasar, maka minim peluang bagi produk tersebut untuk dapat dibeli dan dikonsumsi oleh konsumen. Iklan mengarahkan konsumen dalam menyuguhkan produk sehingga dapat diyakini mampu memenuhi kebutuhan konsumen. Promosi melalui media periklanan sangatlah efisien karena mempunyai daya bujuk (persuasif) yang kuat. Promosi melalui periklanan sangatlah efektif karena dapat memberikan informasi yang jelas terhadap produk pada segmen tertentu.

Berbagai pendekatan dilakukan untuk mendapatkan simpati masyarakat baik melalui peningkatan sarana dan prasarana berfasilitas teknologi tinggi maupun dengan pengembangan sumber daya manusia. Persaingan untuk memberikan yang terbaik kepada konsumen telah menempatkan konsumen sebagai pengambil keputusan. Persaingan bisnis yang semakin ketat menuntut perusahaan semakin gencar dalam pemasarannya untuk menarik dan mempertahankan konsumennya. Semakin banyaknya perusahaan sejenis yang beroperasi dengan berbagai produk/ jasa yang ditawarkan membuat masyarakat dapat menentukan pilihan sesuai dengan kebutuhannya. Berbagai cara ditempuh oleh perusahaan agar produknya tetap diminati oleh konsumen. Perusahaan dapat menciptakan permintaan konsumen dengan memotivasi konsumen untuk membeli produknya, dalam hal ini perusahaan perlu menarik minat konsumen melalui penciptaan iklan yang disiarkan melalui televisi, harga yang dapat dijangkau konsumen, menciptakan citra merek yang bisa melekat di hati konsumen. Iklan televisi, harga dan citra merek seringkali menjadi pertimbangan utama konsumen dalam membeli dan menggunakan suatu produk.

Iklan bertujuan untuk meraih pencapaian perspektif positif. Iklan merupakan sumber informasi konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian. Iklan tidak hanya sebagai medium penyadaran konsumen tentang suatu produk, tetapi mendorong konsumen untuk membeli. Tujuan akhir dari sebuah iklan bagi sebuah perusahaan adalah untuk mempengaruhi sikap, persepsi dalam perilaku konsumen sehingga konsumen berperilaku sesuai dengan yang diinginkan perusahaan yaitu membeli dan menggunakan produknya. Konsumen mulai goyah dan emosinya mulai tersentuh untuk membeli produk tersebut untuk menimbulkan rasa percaya pada diri pembeli dan memberikan pandangan positif pada konsumen tentang produk sebagai acuan dalam keputusan untuk membeli produk terhadap iklan. Kemudian, Action mengandung arti bahwa iklan harus memiliki "daya" membujuk calon pembeli agar sesegera mungkin melakukan suatu tindakan pembelian. Dalam hal ini dapat digunakan kata beli, ambil, hubungi, rasakan, gunakan dan lain-lain.

Harga adalah satu-satunya unsur bauran pemasaran yang menghasilkan pendapatan penjualan karena unsur yang lain adalah mengeluarkan biaya. Harga adalah sejumlah uang (ditambah beberapa barang kalau mungkin) yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta pelayananya.

Merek dewasa ini berkembang menjadi sumber aset terbesar bagi perusahaan. Suatu perusahaan beroperasi untuk mendapatkan profit atau keuntungan, juga untuk mempertahankan kelangsungan hidup bisnisnya. Suatu perusahaan untuk memenangkan persaingan dituntut melakukan strategi pemasaran bagi produk-produk yang dihasilkan. Dalam kondisi semakin meningkatnya persaingan produk-produk sejenis dan perilaku konsumen yang cenderung ingin mencoba merek-merek baru yang dikeluarkan oleh perusahaan pesaing untuk mendapatkan kepuasan, manfaat yang lebih, dan memenuhi rasa ingin tahu terhadap merek baru tersebut. Konsumen dalam memilih suatu merek produk akan melalui tahap percobaan terlebih dahulu, pada tahap ini seringkali konsumen akan mencoba berbagai merek yang berbeda. Jika dirasakan merek tersebut cocok dan memenuhi apa yang diharapkan dari produk sejenis, maka konsumen akan terus mencari merek tersebut.

Merek adalah nama, istilah, tanda, simbol desain, ataupun kombinasinya yang mengidentifikasi suatu produk atau jasa yang dihasilkan oleh suatu perusahaan. Pemasar harus selalu mendesain program pembangunan citra merek dalam aktivitas pemasaran dan melakukan kegiatan yang mendukung pemasaran guna memperkuat merek. Kekuatan merek menyangkut dalam dua hal, yaitu persepsi konsumen terhadap merek dan keputusan pembelian pada penggunaan merek. Seiring dengan perkembangan persaingan antar produsen Handphone dengan berbagai macam keunggulan yang bertujuan untuk menaikkan volume penjualan, meraih kembali pasar yang telah menurun, dan untuk mempertahankan pasar yang telah diperolehnya adalah tantangan yang harus dihadapi.

Berdasarkan kenyataan yang ada di masyarakat, ternyata produk Handphone merek Nokia 8 sangat diminati oleh konsumen, tetapi ada saja hambatan konsumen dalam hal keputusan pembelian, seperti konsumen setelah melihat produk Handphone merek Nokia 8 ada yang tidak langsung membeli, tetapi ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Faktor yang menjadi penyebabnya antara lain adalah konsumen mempertimbang iklan yang sering disiarkan pada televisi, harga yang ditawarkan perusahaan pantas dan citra merek yang sudah melekat di hati konsumen.

Untuk mengetahui permasalahan yang ada maka penulis mengadakan penelitian yang didasarkan pada asumsi bahwa adanya keterkaitan yang erat antara iklan televisi, harga dan citra merek terhadap keputusan pembelian Handphone merek Nokia 8. Hal ini terbukti dengan adanya iklan televisi, harga dan citra merek yang sesuai dengan harapan konsumen khususnya di Kota Banda Aceh semakin meningkat. Oleh karena itu, iklan televisis, harga, dan citra merek sangatlah penting untuk meraih pangsa pasar yang diharapkan oleh perusahaan. Sesuai uraian di atas, maka penulis mengambil judul “Pengaruh Iklan Televisi, Harga, Dan Citra Merek Terhadap Pembelian Nokia 8 di Kota Banda Aceh”.

1.2  Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
  1. Apakah Iklan Televisi, Harga, dan Citra Merek berpengaruh terhadap keputusan Pembelian Nokia 8 di Kota Banda Aceh?
  2. Diantara Iklan Televisi, Harga, Dan Citra Merek manakah variabel yang paling dominan mempengaruhi keputusan Pembelian Nokia 8 Di Kota Banda Aceh?
1.3  Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :
  1. Untuk mengetahui pengaruh Iklan Televisi, Harga, Dan Citra Merek terhadap keputusan Pembelian Nokia 8 di Kota Banda Aceh.
  2. Untuk mengetahui variabel mana yang paling dominan mempengaruhi keputusan Pembelian Nokia 8 di Kota Banda Aceh.
1.4  Manfaat Penelitian
Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
  1. Bagi Perusahaan: Sebagai bahan masukan bagi perusahaan di dalam usaha pemasaran produknya, sehinggga dapat memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian produk yang mereka tawarkan.
  2. Bagi Penulis: Penelitian ini merupakan suatu kesempatan bagi penulis untuk menerapkan teori-teori yang diperoleh selama di bangku kuliah serta memperluas wawasan penulis mengenai prilaku konsumen dan juga tentang manajemen pemasaran.
  3. Bagi Peneliti Selanjutnya: Penelitian ini kiranya dapat memberikan masukan atau sebagai bahan referensi bagi peneliti lain dalam melakukan penelitian pada masa yang akan datang.
Untuk file lengkap silakan hubungi : 085275077070

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Kosmetik Mirabella pada Pada Kalangan Wanita Di Banda Aceh

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Kosmetik Mirabella
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Dalam era situasi hyper competition seperti sekarang ini yang dialami oleh setiap perusahaan, baik perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur, perdagangan maupun jasa, senantiasa perlu memerhatikan mengenai keunggulan bersaing perusahaan yang sangat ditentukan oleh kemampuannya dalam memberikan superior value yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan pesaingnya. Untuk itu, maka pemahaman terhadap apa yang dibutuhkan, diinginkan dan diharapkan pelanggan mutlak dilakukan oleh pimpinan perusahaan untuk memuaskan pelanggan.

Sudah bukan rahasia lagi kebanyakan kaum hawa atau wanita menyukai bahkan menjadi keharusan untuk melakukan perawatan tubuh terutama wajah, supaya kelihatan sempurna, cantik menarik, dan sedap di pandang mata, apabila di pandang oleh lawan jenis. Maka dari itu banyak wanita rela memakai dan mencoba berbagai macam kosmetik. Ada iklan di televisi, majalah, surat kabar, semua dicoba karena ingin cantik seperti yang di iklan yang ditayangkan pada televisi tentang kosmetik tersebut. Tidak jarang bukan cantik yang diperoleh tapi malah sebaliknya, wajah menjadi rusak, kusut, kusam, timbul banyak jerawat, noda-noda hitam, bahkan ada yang seperti terbakar. Sebagai mana diketahui para wanita itu setiap hari  membutuhkan atau memakai kosmetik untuk merawat dan mempercantik diri. Banyak sumber atau pakar kecantikan memberikan pengertian dan pengetahuan tentang kosmetik.

Kosmetik adalah kebutuhan harian yang secara teratur di gunakan untuk tujuan perawatan dan kecantikan. Kosmetik adalah suatu bahan untuk mempercantik diri, dahulu diramu dari bahan-bahan alami di sekitar kehidupan manusia, tetapi sekarang di buat manusia tidak hanya dari bahan alam, melainkan juga dari bahan buatan untuk maksud meningkatkan kecantikan. Setiap hari para wanita selalu menggunakan kosmetik, pokoknya tiada hari tanpa kosmetik. Semua orang pasti ingin terlihat sempurna dan cantik. Rasanya kurang nyaman dan kurang percaya diri bila tidak memakai kosmetik, terlebih bila  mau keluar rumah seperti mau  pengajian, PKK, arisan dan lain-lain sebagainya.

Pada masa dulu kosmetik yang digunakan berasal dari bahan-bahan alami yang ada di sekitar lingkungan diramu atau digunakan secara langsung. Contohnya seperti : pepaya, bengkuang, mentimun, digunakan sebagai masker atau perawat wajah. Beras kencur, alpukat digunakan untuk lulur, kemiri, lidah buaya digunakan untuk menghitamkan rambut. Semua bahan tadi dapat digunakan secara langsung tanpa adanya tanpa adanya campuran bahan kimia dan tidak memiliki efek samping.

Namun pada masa sekarang seiring dengan berkembangnya zaman, bahan-bahan tersebut diolah secara modern dan mutakhir oleh pabrik-pabrik dikemas secara menarik dan praktis. Bahkan terkadang juga ditambahkan bahan buatan yang mungkin mengandung bahan kimia, mengandung mercury atau zat berbahaya lainnya. Dan bahan-bahan yang mengandung zat berbahaya tadi bisa menimbulkan efek samping bagi tubuh dan merugikan konsumen. Untuk menghindari bahaya buruk dalam penggunaan kosmetik, ada beberapa cara yang dapat di terapkan dalam memilih kosmetik adalah: (1) Pilih merk kosmetik yang teruji keamananya maupun halalnya dan tercantum izin dari badan POM yang benar, tanggal kadaluarsanya dan bahan-bahan yang terkandung di dalamnya, (2) Jangan memilih kosmetik karena ikut-ikutan orang atau terpengaruh orang ain. Pilih kulit tabor untuk kulit berminyak, (3) Bagi yang memilki kulit berminyak pilihlah pelembab dan yang bebas lemak, berbentuk ca  ir. Untuk kulit kering boleh berbentuk cair, (4) Jika memakai produk pemutih, maka perhatikan hasilnya. Bila hanya dalam waktu dua minggu terlihat warna putih pada wajah yang berbeda dengan putih pada organ tubuh lainnya,patut curiga. Sebaiknya hentikan pemakaian karena mengandung  bahan kimia berbahaya, (5) Ketahui jenis kulit anda dengan benar, (6) Simpan dan jauhkan kosmetik dari sinar matahari.

Adapun cara dan punggunaan kosmetik yang benar itu berbeda-beda, ada yang digosokkan, dipercikkan, atau di semprotkan pada bagian tertentu. Kegunaannya ada yang untuk membersihkan wajah, untuk memelihara dan menambah daya tarik. Menurut Permenkes RI. Kosmetik adalah bahan atau campuran bahan untuk digosokkan, dilekatkan, dituangkan, dipercikkan atau disemprotkan pada bagian tertentu, dimasukkan ke dalam dipergunakan pada atau bagian tubuh manusia dengan maksud membersihkan, memelihara, menambah daya tarik atau mengubah rupa, dan tidak golongan obat.

Dalam memakai kosmetik, konsumen hendaknya harus teliti, tahu betul, jangan sampai keliru, karena kalau terjadi kekeliruan nanti berakibat fatal terhadap kulit bahkan mungkin ke organ tubuh. Yang mestinya digosokkan harus digosokkan, yang semestinya disemprotkan harus disemprotkan, yang semestinya digunakan pada badan harus dipakai pada badan jangan sampai dioleskan pada wajah, dan seterusnya, sehingga benar-benar memperoleh hasil yang memuaskan dan sesuai yang diinginkan.

Banda Aceh merupakan salah satu kabupaten yang berada dalam lingkup provinsi Aceh dan merupakan salah satu kabupaten yang melahirkan para pembisnis-pembisnis maju. Banda Aceh sangat lihai dalam bidang usaha, maka dari itu Banda Aceh dikenal dengan sebutan Cina Hitam. Di kalangan masyarakat Aceh orang-orang Banda Aceh manjadi pusat perhatian dari tahun ketahun, hal ini disebabkan keberadaan orang Pidie ada dimana-mana dalam prospek penggiat usaha dagang. Begitu juga halnya keberadaan masyarakat Banda Aceh itu sendiri berada di daerahnya, masyarakat pidie sangat mendominasi dalam hal usaha dagang didaerahnya, malah mengalahkan usaha-usaha orang Cina maupun orang Padang yang merantau ke Banda Aceh, hal itu terlihat dari jumlah perantau yang berada di Banda Aceh dalam perihal usaha dagang.

Salah satu usaha yang menjadi pusat perhatian para penggiat usaha dagang di Banda Aceh dalam beberapa tahun ini adalah usaha penjualan kosmetik, begitu juga dengan daerah-daerah lain di Aceh. Dalam usaha penjualan kosmetik para pedagang sangat cepat berkembang disebabkan perputaran modalnya cepat. Yang paling diminati oleh para konsumen di antara produk kosmetik adalah produk yang dikeluarkan oleh perusahaan Mirabella dan itu sudah terbukti dari omset penjualannya. Lakunya produk Mirabella tidak lepas dari berbagai faktor yang terjadi dalam pemasaran produk Mirabellanya.

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen terhadap pembelian produk Mirabellanya adalah faktor kualitas produk, citra merek, harga dan promosi. Keempat faktor tersebut berpengaruh terhadap keputusan pembelian.  Hal ini disebabkan  karena dengan adanya kualitas produk Mirabella, citra merek yang melekat selama ini pada produk Mirabella, harga yang kompetitif serta didukung dengan kegiatan promosi maka secara langsung akan memengaruhi konsumen dalam melakukan pembelian kosmetik yang diproduksi oleh perusahaan Mirabellanya. Oleh karena itu penulis tertarik untuk mengangkat tema ini lebih jauh dengan memilih judul skripsi sebagai berikut: “ Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Kosmetik Mirabella pada Pada Kalangan Wanita Di Banda Aceh

1.2 Rumusan Masalah 
Dari latar belakang masalah, perumusan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
  1. Bagaimana pengaruh faktor-faktor yang terdiri dari kualitas produk, harga, promosi dan citra merek terhadap keputusan pembelian kosmetik Mirabella pada pada Kalangan Wanita Di Banda Aceh?
  2. Diantara faktor-faktor yang terdiri dari kualitas produk, harga, promosi dan citra merek, manakah faktor yang dominan mempengaruhi keputusan pembelian kosmetik Mirabella pada pada Kalangan Wanita Di Banda Aceh?
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah :
  1. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari kualitas produk, harga, promosi dan citra merek terhadap keputusan pembelian kosmetik Mirabella pada pada Kalangan Wanita Di Banda Aceh
  2. Untuk mengetahui faktor yang dominan mempengaruhi keputusan pembelian kosmetik Mirabella pada pada Kalangan Wanita Di Banda Aceh.
1.4 Manfaat Penelitian
1.4.1  Manfaat Praktis
  1. Penelitian ini memberikan masukan bagi perusahaan dalam mengetahui persepsi konsumen terhadap kualitas produk, harga, promosi dan citra merek yang digunakan sehingga berpengaruh terhadap keputusan pembelian.
  2. Penelitian ini memberikan manfaat secara tidak langsung terhadap konsumen produk Mirabella dalam pemakaiannya, sehingga konsumen lebih mengetahui tentang keunggulan dan kelemahan produk produk Mirabella.  
1.4.2  Manfaat Teoritis
  1. Penelitian ini bermanfaat sebagai informasi tambahan untuk penelitian lebih lanjut. 
  2. Penelitian ini dapat bermanfaat untuk memperluas wawasan dalam bidang yang diteliti dan memperdalam pengetahuan di bidang manajemen pemasaran khususnya mengenai kualitas produk, harga, promosi dan citra merek terhadap keputusan pembelian. .
Untuk file lengkap silakan hubungi : 085275077070

Analisis Pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk, dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Pompa Air Panasonic (Studi Pada Masyarakat Kota Banda Aceh)

Analisis Pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk, dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Pompa Air Panasonic
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Perkembangan dan kemajuan teknologi yang semakin mengglobal membawa dampak pada dunia usaha. Adanya perkembangan dan kemajuan teknologi, dunia usaha dituntut untuk selalu dapat bersaing dalam hal peningkatan mutu produk barang dan jasa. Salah satu kemajuan teknologi tersebut adalah dibidang media yang ditandai dengan adanya berbagai alat media yang diciptakan untuk memudahkan memperoleh informasi bagi masyarakat. Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan sarana informasi menjadikan alat untuk memperoleh info sebagai sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

Tuntutan akan kebutuhan informasi yang sangat cepat dan mudah membuat para produsen yang bergerak dalam bidang tekonologi informasi melakukan inovasi baru dengan menciptakan alat teknologi informasi yang praktis, salah satunya yaitu menciptakan Pompa Air. Pompa Air ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dimana kepemilikannya tidak hanya didasarkan pada fungsi utama nonton film, berita dan lain-lain sebagainya, akan tetapi menjadi tambahan serta desain produk juga menjadi dasar pertimbangan dalam memutuskan memilih jenis atau merek produk. Sebagian kelompok masyarakat Indonesia menganggap bahwa Pompa Air yang dimiliki menunjukkan status pemiliknya, Pompa Air yang baru dan yang mahal menunjukan status ekonomi yang mapan dan trendi. Namun sebagian lainnya ada yang berpandangan bahwa Pompa Air sebagai  alat untuk memperoleh informasi, maka bentuk fitur, serta kualitas produknya yang melengkapi produk tersebut. Perkembangan teknologi produk tidak menjadi perhatian masyarakat tersebut bahkan mereka banyak yang menggunakan Pompa Air  tipe lama sepanjang fungsinya sebagai alat informasi masih tetap berfungsi. Saat ini perkembangan produk Pompa Air semakin hari semakin pesat, baik kehandalan, fasilitas serta fitur-fiturnya terus ditingkatkan untuk memanjakan pemiliknya. Sebagai sebuah produk teknologi maka setiap produsen Pompa Air  tidah akan pernah berhenti untuk terus meningkatkan kemampuannya, karena berhenti berinovasi berarti mati dan pasar akan direbut oleh produsen merek lain.

Di sisi perkembangan bisnisnya, Pompa Air akhir-akhir ini telah menunjukkan suatu gejala, yaitu semakin banyak dan beragamnya produk Pompa Air yang ditawarkan oleh perusahaan dan pengembangan produk Pompa Air yang semakin cepat. Pengembangan produk Pompa Air yang semakin cepat tersebut terletak pada bentuk, ukuran dan fasilitasnya. Semakin lama bentuk Pompa Air semakin menarik, dan fasilitas kegunaannya semakin lengkap. Saat ini banyak merek Pompa Air yang telah beredar di Indonesia,misalnya: Samsung, Toshiba, Sony Ericson, Panasonic, dan lain-lain maka tiap merek meluncurkan banyak model atau seri yang bervariasi. Strategi pengembangan produk tersebut merupakan tujuan pemasar untuk menciptakan perilaku variety seeking pada diri konsumen. Untuk memenangkan persaingan, perusahaan harus mampu memberikan yang terbaik bagi konsumennya yaitu dengan memberikan kualitas yang lebih baik, produk yang lebih murah, pelayanan yang lebih baik dan lain sebagainya. Sebab jika konsumen kurang puas maka kemungkinan konsumen  akan beralih ke merek lain, hal tersebut menyebabkan turunnya angka penjualan yang diikuti berkurangnya pangsa pasar (market share) sehingga akan menurunkan laba yang dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan itu sendiri.

Banyak perusahaan yang telah membuktikan bahwa oleh kuatnya strategi pengembangan produk yang dilakukan merupakan tujuan pemasar untuk menciptakan perilaku mencari keragaman (variety seeking) pada konsumen merek lain. Variety seeking adalah perilaku dari konsumen yang berusaha untuk mencari keberagaman merek di luar kebiasaannya karena tingkat keterlibatan beberapa produk rendah. Salah satu yang berprospek tinggi adalah bisnis teleinformasi, khususnya Pompa Air. Pompa Air merupakan alat informasi  yang fleksibel dan sangat membantu bagi proses bisnis, karena dapat dapat dibawa kemana-mana dengan praktis. Seseorang dapat melakukan negosiasi bisnis dengan alat ini dimana saja dan kapan saja tanpa perlu bertemu terlebih dahulu.

Dalam memilih produk, konsumen mempertimbangkan beberapa faktor seperti harga, kualitas produk, merek, dan sebagainya. Dengan adanya merek akan memudahkan bagi masyarakat untuk mengingat suatu produk yang nantinya akan membedakan dengan produk yang lain yang sejenis. Merek pada gilirannaya perlu dipersepsikan sebagai produk yang berkualitas tinggi sehingga konsumen dapat memahami sebuah produk hanya melalui fungsi, citra, dan mutu. Pada umumnya konsumen menghadapi kesulitan dalam menilai dan memahami kualitas sebuah produk secara rasional dan dalam arti yang sebenarnya. Mobilitas masyarakat yang tinggi membutuhkan sarana informasi yang fleksibel. Perusahaaan Pompa Air  berusaha memenuhi dengan memproduksi berbagai macam Pompa Air yang dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan itu sendiri.

Keputusan pembelian secara kualitatif berbeda dari dimensi-dimensi utama lainnya, karena keputusan pembelian terkait erat dengan pengalaman menggunakan. Keputusan pembelian dari konsumen merupakan inti dari target pemasaran.  Keputusan pembelian sudah lama menjadi gagasan sentral dalam pemasaran, merupakan satu ukuran keterkaitan seorang konsumen pada merek, kualitas produk dan harga. Ini mencerminkan bagaimana seorang konsumen  mungkin akan beralih ke merek lain terutama jika merek tersebut membuat suatu perubahan, baik dalam harga atau dalam unsur-unsur produk.

Pada masa sekarang ini, Pompa Air telah menjadi alat informasi yang paling dicari oleh seluruh lapisan masyarakat, bukan hanya golongan masyarakat yang memiliki aktivitas mengimput informasi. Begitu pentingnya Pompa Air ini, sehingga alat informasi ini telah menjadi trend baru dan tampaknya tidak dapat terpisahkan dari kebutuhan dan gaya hidup masyarakat Indonesia, terutama di daerah-daerah. Bahkan tampaknya Pompa Air sudah menjadi salah satu dari consumer goods yang telah berubah kondisi dari kelompok barang mewah menjadi barang belanja yang lebih mudah diperoleh konsumen.

Merek-merek dari jenis produk ini tidak hanya bersaing dalam kecanggihan teknologi, tetapi juga misalnya pelayanan purna jual, harga, variasi bentuk, kejernihan suara, garansi pembelian dan kemudahan penggunaaan. Panasonic mengklaim sebagai Pompa Air  yang paling userfriendly, teknologi dan desainnya senantiasa up to date, nilai jual kembali yang tetap bagus dan after sales service-nya ada dimana-mana. Brand swiching (perilaku berpindah merek) menjadi perhatian para pelaku dan manajemen organisasi bisnis. Perilaku perpindahan merek merupakan sinyal bagi manajemen untuk menentukan srategi yang tepat dalam mempertahankan konsumen. Oleh karena itu tindakan marketing sangat mungkin untuk dapat mempengaruhi komsumen untuk dapat merubah merek yang biasa dipilihnya. Perilaku brand switching yang timbul akibat adanya perilaku variety seeking perlu mendapat perhatian pemasar. Perilaku ini tidak hanya cenderung terjadi pada produk yang memerlukan tingkat keterlibatan yang rendah (low involvement), akan tetapi terjadi juga pada produk dengan tingkat keterlibatan tinggi (high involuement). Tingkat keterlibatan produk dikatakan tinggi, apabila konsumen melibatkan banyak faktor pertimbangan dan informasi yang harus diperoleh sebelum menggambil keputusan untuk membeli.

Dewasa ini Pompa Air bukan hanya milik orang dewasa, akan tetapi juga dimiliki oleh anak- anak muda dari siswa sekolah dasar, sekolah menengah sampai perguruan tinggi dan orang tua. Selain itu Pompa Air telah merambah melintasi perbedaan strata sosial dan status ekonomi, seiring dengan semakin murahnya harga Pompa Air serta tersedianya produk-produk second hand (barang bekas pakai) hampir tersedia di semua counter penjualan, juga adanya upaya dari beberapa provider Pompa Air untuk melayani segmen pasar tertentu dengan harga yang dapat terjangkau. Mengingat banyaknya pilihan merek dan tipe Pompa Air yang ditawarkan dipasaran, serta seiring dengan perubahan selera konsumen maka tidak jarang dalam kurun waktu singkat seorang pengguna berganti merek atau tipe Pompa Airnya dari suatu merek ke merek lainnya. faktor yang mempengaruhi konsumen untuk loyal atau berpindah merek. Faktor yang pertama adalah merek, karena merek merupakan nilai produk yang harus dibayarkan oleh konsumen. Sebagai contoh, harga yang ditawarkan suatu merek yang terlalu mahal sementara karakteristik yang ditawarkan sama dengan merek saingannya, hal semacam itu juga dapat menyebabkan perpindahan merek. Faktor yang kedua adalah kualitas produk. kualitas produk sebagai hasil dari variabel kognitif antara lain harapan pra pembelian dan ketidakcocokan. Faktor yang ketiga adalah harga, dimana dengan adanya berbagai macam harga yang ditawarkan membuat konsumen mudah sekali untuk memilih produk. Karena konsumen dihadapkan dengan berbagai macam variasi harga, keadaan ini dapat mempengaruhi konsumen untuk mencoba coba berbagai macam produk, sehingga konsumen tidak akan sepenuhnya setia akan suatu produk. Produk yang dijadikan sebagai obyek penelitian dalam penelitian ini adalah produk Pompa Air Panasonic. Pertimbangan pemilihan produk Pompa Air Panasonic adalah dari sisi pertumbuhan bisnis merupakan salah satu industri yang mengalami tingkat pertumbuhan yang cukup tinggi.

Panasonic adalah salah satu merek Pompa Air yang mempunyai peringkat baik di dalam teknologi dan penjualan Pompa Air. Pada saat ini Panasonic mengalami perkembangan teknologi pada produknya. Hal ini dapat dilihat dari perubahan bentuk, fitur, dan kualitas produk dan lainnya yang dapat memanjakan konsumennya. Selain banyak kelebihan, Panasonic juga mempunyai kelemahan dalam teknologinya. Sehingga menyebabkan konsumen akan tetap loyal pada merek Panasonic  atau berpindah ke merek Pompa Air lainnya. Fokus dari pemasar produk Pompa Air selama ini juga tampak cenderung membidik segmen semua kalangan masyarakat.

Perusahaan-perusahaan Pompa Air Panasonic saat ini banyak yang menawarkan produknya ke pasar, sehingga menimbulkan tingkat persaingan yang semakin ketat diantara perusahaan-perusahaan tersebut, misalnya Sanyo, Hitachi, LG, dan lain-lain. Selera konsumen selalu berubah dalam menggunakan suatu produk. Perpindahan merek Pompa Air adalah gejala yang umum terjadi dikalangan konsumen pada umumnya.

Berdasarkan kenyataan yang ada di masyarakat, ternyata produk Pompa Air Panasonic sangat diminati oleh konsumen, tetapi ada saja hambatan konsumen dalam hal keputusan pembelian, seperti konsumen setelah melihat produk Panasonic ada yang tidak langsung membeli, tetapi ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Faktor yang menjadi penyebabnya antara lain adalah harga yang ditawarkan perusahaan pantas dan kualitas produknya sesuai dengan harga produk tersebut. Untuk mengetahui permasalahan yang ada maka penulis mengadakan penelitian yang didasarkan pada asumsi bahwa adanya keterkaitan yang erat antara citra merek, Hal ini terbukti dengan adanya harga dan kualitas produk yang sesuai dengan harapan konsumen pada Kota Banda Aceh semakin meningkat. Berdasarkan latar belakang di atas, maka judul penelitian yang penulis teliti adalah “Analisis Pengaruh Citra Merek, Kualitas Produk, dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Produk Pompa Air Panasonic (Studi Pada Masyarakat Kota Banda Aceh)

1.2 Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
  1. Bagaimana pengaruh citra merek, kualitas produk dan  harga terhadap keputusan pembelian Produk Pompa Air Panasonic Pada Masyarakat Kota Banda Aceh?
  2. Manakah variabel yang paling dominan mempengaruhi keputusan pembelian Produk Pompa Air Panasonic Pada Masyarakat Kota Banda Aceh?
1.3  Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah :
  1. Untuk mengetahui pengaruh citra merek, kualitas produk dan  harga terhadap keputusan pembelian Produk Pompa Air Panasonic Pada Masyarakat Kota Banda Aceh.
  2. Untuk mengetahui variabel yang paling dominan mempengaruhi keputusan pembelian Produk Pompa Air Panasonic Pada Masyarakat Kota Banda Aceh.
1.4  Manfaat Penelitian
Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat, baik bagi perusahaan, bagi penulis dan juga bagi peneliti selanjutnya. Adapun manfaat yang diharapkan adalah:
  1. Sebagai bahan masukan bagi perusahaan di dalam usaha pemasaran produknya, sehinggga dapat memperhatikan faktor-faktor yang dimiliki oleh produk yang mereka tawarkan.
  2. Penelitian ini merupakan suatu kesempatan bagi penulis untuk menerapkan teori-teori yang diperoleh selama di bangku kuliah serta memperluas wawasan penulis mengenai keputusan pembelian dan juga tentang manajemen pemasaran. 
Untuk file lengkap silakan hubungi : 085275077070

Minggu, 22 Oktober 2017

Analisis Prilaku Konsumen Terhadap Loyalitas Merek Sepeda Motor Yamaha pada Shorum Yamaha di Banda Aceh

Analisis Prilaku Konsumen Terhadap Loyalitas Merek
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Persaingan dalam memperebutkan konsumen semakin lama menjadi semakin ketat. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya alternatif produk yang dapat dipilih oleh konsumen. Munculnya produk-produk yang inovatif secara terus-menerus dalam waktu yang relatif singkat menuntut perusahaan untuk berupaya mengembangkan produk-produknya agar konsumen tertarik untuk melalukan pembelian terhadap produk-produk yang mereka tawarkan. Perkembangan industri sepeda motor sudah sangat pesat dalam beberapa tahun sebelumnya. Sayangnya, perkembangan itu tidak diimbangi dengan perkembangan ekonomi masyarakat inodnesia pada umumnya.

Perusahan sepeda motor cukup memperhatikan tentang kebutuhan dari konsumennya, diantaranya perusahaan cukup memilih mana yang paling cocok untuk karakteristik pasar. Dalam memasarkan sepeda motornya, perusahaan tidak menggunakan strategi yang dapat menghilangkan kepercayaan dari konsumen. Bahkan, perusahaan juga melakukan berbagai strategi pemasarannya seperti, promosi, undian hadiah dan berbagai kebijakan lainnya. Pada saat ini, pengguna sepeda motornya sudah terbiasa dengan fitur dan bentuk sepeda motor yang disediakan oleh perusahaan Yamaha khusunya dan juga berbagai suku cadang yang sesuai dengan kebutuhan dari dari sepeda motornya.

Perusahaan Yamaha merupakan salah satu Perusahaan yang saat ini perkembangannya sangat pesat di dunia termasuk di Indonesia. Ini disebabkan karena sepeda motor merupakan kebutuhan skunder manusia. Permintaan kebutuhan Sepeda Motor hasil Perusahaan Yamaha akan terus meningkat seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta perubahan gaya hidup masyarakat atas perkembangan zaman. Berkembangnya perusahaan Yamaha  di dunia tentu sangat berpengaruh bagi bangsa Indonesia, dimana terdapat banyak jenis dan model hasil-hasil ciptaan perusahaan Yamaha dari berbagai bahan jenis produk keluran Yamaha.

Kebutuhan akan Sepeda Motor Yamaha sekarang ini tidak hanya sekedar sebagai kebutuhan tranfortasi saja melainkan telah menjadi pemicu masyarakat dalam menjalan kegiatan sehari-hari. Sepeda motor merupakan salah satu aspek paling penting kehidupan masyarakat. Seperti halnya Sepeda Motor dengan merek lain yang saat ini semakin berkembang dengan pesat. Zaman dulu Yamaha  hanya diminati bagi kalangan orang yang mengetahui tentang kelebihan atau keunggulannya saja dan tidak terfokus pada produk Sepeda Motor Yamaha, akan tetapi masyarakat tidak terlalu mengenal mana merek sepeda motor yang berkualitas dikarenakan minimnya promosi dan informasi-informasi terkait keberadaan sepeda motor.

Di era modern ini, Sepeda Motor bermerek Yamaha telah ditujukan kepada semua kalangan orang dengan model Sepeda Motor yang mengikuti trend-trend yang ada, pengembangannya sangat canggih seperti: dilengkapi variasi bentuk dan jenis-jenis sepeda motornya. Maraknya persaingan antar perusahaan sepeda motor yang ada tentu akan menimbulkan masalah bagi produsen itu sendiri, dimana terjadi kompetisi didalam menarik konsumen sebanyak mungkin. Untuk menarik minat para pembeli, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan perbaikan sistem pemasaran yang efektif. Pemasaran efektif dalam penerapannya bukan hanya bagaimana meningkatkan volume penjualan tetapi juga mengamati tingkah laku konsumen serta memenuhi keinginan konsumen melalui usaha perbaikan kualitas produk, promosi yang sesuai dengan harapan konsumen.

Shorum Yamaha Banda Aceh merupakan salah satu perusahaan yang terkemuka di Banda Aceh dengan pencapaian yang tiap tahunnya tergolong sudah mencapai sasaran, namun masih belum maksimal, hal itu disebabkan dengan kurangnya strategi dari perusahaan dalam merangkul konsumen. Ini semua bias dilihat dengan keadaan wilayah yang besar namun penjualannya masih di bawah daerah-daerah lain di Aceh. Untuk mempertahankan kelangsungan hidup Shorum Yamaha di Banda Aceh seringkali perusahaan dihadapkan pada berbagai masalah, seperti kesulitan di dalam meningkatkan volume penjualan, adanya persaingan yang ketat dari perusahaan sejenis, semakin kompleksnya perilaku konsumen terhadap suatu produk, selera konsumen yang selalu berubah-ubah, serta kondisi ekonomi yang kurang menentu. Maka dari itu. Shorum Yamaha Banda Aceh perlu menerapkan strategi dalam melakukan pemasaran produknya khusus pemasaran Sepeda Motor Yamaha. Shorum Yamaha Banda Aceh perlu menciptakan suatu kebijakan dalam mencapai tujuan perusahaan dengan cara melakukan langkah-langkah konkrit seperti strategi harga, kualitas, promosi, dan mendistribusikan sepeda motornya dalam kapasitas besar.

Loyalitas konsumen  merupakan hal yang penting, sebab dengan adanya pemahaman mengenai loyalitas konsumennya, maka perusahaan akan lebih mudah dalam membuat suatu perencanaan pemasaran serta penetapan kebijakan pemasaran dan sebagai dasar dalam pelaksanaan kegiatan pemasaran, alasannya karena berhubungan dengan produk motor yang akan dijual kepada konsumen.
Dengan munculnya beberapa jenis produk sepeda motor Yamaha, maka setiap masyarakat berupaya mencari tau tentang produk keluaran Yamaha yaitu sepeda motor Yamaha dengan jenis dan type yang berbeda. Hal ini tentunya menyebabkan konsumen semakin bebas memilih jenis sepeda motor Yamaha yang sesuai dengan selera konsumen. Demikian halnya dengan perusahaan-perusahaan yang menjual sepeda motor merek Yamaha di Banda Aceh sebagai salah satu usaha yang dikunjungin konsumen, tentu sangat memperhatikan sistem pemasaran secara efektif pada Yamaha yang dipasarkan. Berdasarkan kondisi yang telah disebutkan diatas dimana begitu banyaknya produk-produk yang sama yang ditawarkan dari berbagai macam produsen sehingga meramaikan penjual-penjual sepeda motor Yamaha khususnya merek Yamaha .

Salah satu tujuan kegiatan pemasaran perusahaan adalah mempengaruhi konsumen atau calon konsumen agar mereka mau membeli barang atau jasa perusahaan pada saat mereka membutuhkannya. Sebelum kegiatan pemasaran dilakukan, perusahaan perlu mempelajari dan memahami perilaku konsumen terlebih dahulu agar mereka dapat lebih tepat menetapkan kegiatan pemasarannya. Salah satu perilaku konsumen yang penting adalah perilaku dalam melakukan pembelian suatu barang atau jasa. Suatu kegiatan pembelian yang nyata merupakan salah satu tahap dari keseluruhan proses mental dan kegiatan fisik yang terjadi dalam periode waktu tertentu. Loyalitas merek merupakan salah satu tahapan setelah pembelian. Untuk lebih meningkatkan penjualan sepeda motornya, maka pihak penjual perlu memperhatikan strategi pemasaran dimana strategi pemasaran terdiri dari: kualitas produk, harga dan promosi. Ketiga faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap loyalitas konsumen terhadap merek produk sepeda motor bermerek Yamaha.

Berdasarkan uraian latar belakang masalah yang telah dikemukakan sebelumnya, maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul: “Analisis Prilaku Konsumen Terhadap Loyalitas Merek Sepeda Motor Yamaha pada Shorum Yamaha di Banda Aceh”.

1.2 Perumusan Masalah
Adapun perumusan masalah yang akan dibahas pada penelitian ini adalah:
  1. Bagaimana pengaruh prilaku konsumen yang terdiri dari kepribadian, gaya hidup dan kepuasan konsumen terhadap loyalitas merek Sepeda Motor Yamaha pada Shorum Yamaha di Banda Aceh?
  2. Dari tiga variabel yang diteliti variabel manakah yang paling dominan mempengaruhi loyalitas merek Sepeda Motor Yamaha pada Shorum Yamaha di Banda Aceh?
1.3  Tujuan Penelitian
Penelitian ini memiliki berbagai tujuan. Adapun tujuan yang diharapkan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
  1. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh prilaku konsumen yang terdiri dari kepribadian, gaya hidup dan kepuasan konsumen terhadap loyalitas merek Sepeda Motor Yamaha pada Shorum Yamaha di Banda Aceh.
  2. Untuk mengetahui variabel manakah yang paling dominan mempengaruhi loyalitas merek Sepeda Motor Yamaha pada Shorum Yamaha di Banda Aceh
1.4  Kegunaan Penelitian
1.4.1  Kegunaan Teoritis 
Adapun kegunaan teoritis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
  1. Penelitian ini dapat dijadikan referensi untuk mengadakan penelitian yang berkaitan dengan kepribadian, gaya hidup dan kepuasan konsumen dan pengaruhnya terhadap loyalitas merek.
  2. Menambah kepustakaan dalam bidang manajemen pemasaran, khususnya tentang teori-teori yang menyangkut tentang kepribadian, gaya hidup, kepuasan konsumen dan loyalitas merek.
1.4.2  Kegunaan Praktis
Adapun kegunaan praktis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
  1. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu mengembangkan pemikiran bagi perusahaan Yamaha sebagai masukan dalam pertimbangan untuk pengambilan keputusan kebijaksanaan oleh pihak perusahaan dalam rangka meningkatkan usaha untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan yang berkaitan dengan masalah kepribadian, gaya hidup dan kepuasan konsumen  terhadap loyalitas merek.
  2. Untuk lebih mengembangkan penalaran, membentuk pola pikir dinamis, sekaligus untuk mengetahui kemampuan penulis dalam menerapkan ilmu yang diperoleh. 
Untuk file lengkap silakan hubungi : 085275077070

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Nasabah Menabung Pada PT. Bank Aceh Cabang Banda Aceh

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Nasabah Menabung
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Usaha perbankan merupakan lembaga keuangan yang memiliki peranan yang sangat penting, dimana dalam kegiatannya  bank sebagai penghimpun dana masyarakat (funding) dalam bentuk Giro, Tabungan dan Deposito yang dana  tersebut disalurkan kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit. Salah satu aktivitas perbankan adalah menghimpun dana dari masyarakat luas  adalah berupa simpanan tabungan, yaitu merupakan aktivitas perbankan dalam menghimpun dana masyarakat dengan syarat-syarat tertentu bagi pemegangnya, dan persyaratan masing-masing bank berbeda, tujuan nasabah menyimpan uang di rekening tabungan juga berbeda. Dengan demikian sasaran bank dalam memasarkan produknya juga berbeda sesuai dengan sasarannya.

Nasabah perbankan saat ini memiliki kedudukan sebagai salah satu kekuatan kompetitif melalui daya tawarnya. Daya tawar nasabah menjadi sangat penting, karena merekalah yang memiliki kebutuhan dan keinginan. Untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan itu, mereka jugalah  yang yang mempunyai sarana pembelian (waktu  dan uang), dalam menentukan pilihan dan mengambil keputusan.  Dewasa  ini, tuntutan masyarakat  terhadap dunia perbankan  semakin meningkat,  dimana  masyarakat  tidak  hanya  memandang  sebuah  bank  sebagai sarana untuk menyimpan  uang yang lebih aman,  namun lebih dari itu, mereka mengharapkan  hasil investasi  yang lebih tinggi, sehingga  menciptakan  suasana persaingan antar bank dalam penggalangan dana nasabah yang semakin ketat dan di sisi lain pemerintah membatasi bank dalam memberikan  suku bunga produk simpanan tidak melebihi bunga perjanjian Bank Indonesia.

Pemasaran jasa merupakan alat perusahaan untuk memperoleh respon yang diinginkan dari pasar sasaran, tetapi yang terlebih penting lagi bagaimana memahami pemasaran jasa dari sudut pandang atau persepsi nasabah. Dari perspektif nasabah PT Bank Aceh Cabang Banda Aceh, pemasaran jasa merupakan  jalan keluar bagi masalah nasabah, biaya yang harus dikeluarkan oleh nasabah untuk memperoleh pelayanan yang menyenangkan, promosi yang menarik dan komunikasi yang baik dari PT Bank Aceh Cabang Banda Aceh dalam meningkatkan minat nasabah untuk menabung.

Keberhasilan program pemasaran jasa perbankan, disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya yaitu promosi, pelayanan dan komunikasi bahkan mungkin ada faktor lain yang dapat dimanfaatkan untuk mempengaruhi minat nasabah. Persepsi adalah proses bagaimana seseorang  menyeleksi, memilih, mengatur  dan menginterpretasikan masukan- masukan informasi untuk menciptakan gambaran keseluruhan yang berarti. Dari sinilah awalnya nasabah membuat keputusan untuk menabung.

Bank sebagai lembaga keuangan yang memberikan jasa keuangan membutuhkan strategi untuk meningkatkan minat nasabah menabung. Di samping itu bank harus mengetahui lingkungan usahanya, strategi yang dilakukan meliputi ppromosi, pelayanan dan komunikasi. Pada dasarnya strategi yang dilakukan menunjukkan faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan saat menentukan strategi suatu usaha perbankan.

Bank Pembangunan Daerah Istimewa Aceh merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perbankan  milik pemerintah  Provinsi NAD dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Tingginya aset perbankan di Aceh dan banyaknya jumlah penduduk Aceh dan melakukan transaksi usaha di Banda Aceh menjadi salah satu alasan Bank Aceh untuk membuka kantor Cabang Kota Banda Aceh. Dalam  meningkatkan  citra  PT  Bank  Aceh  Cabang Kota Banda Aceh sebagai lembaga keuangan perbankan, maka salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan promosi, pelayanan serta komunikasi yang baik supaya dapat memenuhi kepuasan nasabah bank, sebab dengan promosi, pelayanan serta komunikasi yang baik sesuai dengan manfaat dan dapat memenuhi harapan nasabah bank untuk melakukan penabungan di bank tersebut.

Melihat kondisi di atas maka penting bagi PT Bank Aceh Cabang Banda Aceh mempunyai strategi pemasaran yang tepat bagi pemasaran jasa perbankan, dengan program-program pemasaran tersebut dapat dilakukan usaha meningkatkan mutu pelayanan, dengan mutu pelayanan yang baik akan dapat meningkatkan  minat nasabah untuk menabung pada PT Bank Aceh Cabang Banda Aceh. Oleh karena itu untuk melihat apakah program-program pemasaran atau kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan sudah efektif. Berbagai kecendrungan beberapa konsep dan hasil pengamatan penulis mengindentifikasi perkembangan PT Bank Aceh Cabang Banda Aceh dan banyaknya faktor-faktor yang mempengaruhi minat nasabah untuk menabung pada perbankan Aceh.

Membicarakan tentang promosi, permasalahan yang cukup mampu menjadi resiko bank adalah ketidakpuasan nasabah atas produk-produk dan pelayanan bank Aceh, oleh karena itu diperlukan adanya strategi promosi untuk meningkatkan minat nasabah menabung pada Bank Aceh juga meningkatkan perkembangan semua Bank Aceh. Sedangkan kualitas pelayanan jasa perbankan, bagi PT Aceh  atau dikenal masyarakat luas sebagai Bank Pembangunan Daerah, saat ini menjadi prioritas utama dalam hal pelayanan nasabah. Melihat keunggulan, peluang, prospek dan akselerasi perkembangan Perbankan Aceh di atas maka diperlukan sebuah komunikasi yang efektif sebagai alat “kampanye” kepada masyarakat dalam rangka memaksimalkan fungsi utama Bank Aceh.

Untuk melakukan penelitian pada PT. Bank Aceh Cabang Banda Aceh mengenai nasabah bank Aceh secara umum dengan mengambil beberapa faktor yang pada penelitian sebelumnya berpengaruh positif terhadap keputusan nasabah yaitu promosi, pelayanan dan komunikasi.

Berdasarkan uraian diatas maka penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang berjudul: “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Nasabah Menabung Pada PT. Bank Aceh Cabang Banda Aceh”.

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan pemaparan latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka ditarik suatu rumusan masalah sebagai berikut:
  1. Bagaimana pengaruh promosi, pelayanan dan komunikasi terhadap minat nasabah Menabung Pada PT. Bank Aceh Cabang Banda Aceh?
  2. Diantara ketiga variabel manakah yang paling dominan mempengaruhi minat nasabah Menabung Pada PT. Bank Aceh Cabang Banda Aceh?
1.3 Tujuan Penelitian
Dalam penelitian ini terdapat beberapa tujuan yang ingin dicapai, yaitu;
  1. Untuk mengetahui pengaruh promosi, pelayanan dan komunikasi terhadap minat nasabah Menabung Pada PT. Bank Aceh Cabang Banda Aceh.
  2. Untuk mengetahui variabel manakah yang paling dominan mempengaruhi minat nasabah Menabung Pada PT. Bank Aceh Cabang Banda Aceh.
1.4 Manfaat Penelitian
Dalam penelitian ini juga terdapat beberapa kegunaan atau manfaat, yaitu;
  1. Kegunaan untuk peneliti, dapat menjadi bahan ajaran untuk mengetahui berbagai prospek pemasaran jasa perbankan.
  2. Kegunaan untuk Akademisi, adanya penambahan gudang ilmu atau pustaka sebagai landasan untuk mengkaji menyangkut ilmu pemasaran jasa.
  3. Kegunaan untuk pihak lain, sebagai referensi peneliti selanjutnya dalam melekukan penelitian dengan kasus yang sama dan tolak ukur pihak perbankan dalam mengmbil kebijakan-kebijakan bank. 
Untuk file lengkap silakan hubungi : 085275077070

Pengertian Pemasaran Jasa Menurut Para Ahli

Pengertian Pemasaran Jasa Dalam konsep pemasaran modern telah dikatakan bahwa titik tolak dari kegiatan pemasaran ialah mengetahui kebu...